Pertandingan antara Bologna FC dan AS Roma pada pekan ke-34 Serie A musim 2025-2026 menjadi salah satu laga yang paling dinantikan. Duel Bologna vs AS Roma akan berlangsung di Stadio Renato Dall'Ara pada Sabtu, 25 April 2026 pukul 23.00 WIB, dan dapat disaksikan melalui live streaming di Vidio.
Laga ini bukan sekadar pertandingan biasa. Ini adalah pertemuan keempat kedua tim musim ini, dengan catatan saling mengalahkan dan satu hasil imbang dalam tiga duel sebelumnya. Situasi tersebut membuat pertandingan kali ini diprediksi berlangsung ketat dan penuh tensi.
Sepanjang musim 2025-2026, Bologna dan Roma menunjukkan rivalitas yang cukup berimbang. Kedua tim sama-sama pernah meraih kemenangan, sementara satu laga lainnya berakhir tanpa pemenang.
Kondisi ini menambah daya tarik pertandingan, karena masing-masing tim tentu ingin membuktikan dominasi mereka. Terlebih lagi, posisi klasemen saat ini membuat laga ini sangat menentukan, khususnya bagi Roma yang masih memburu tiket Liga Champions.
Roma datang ke pertandingan ini dengan tekanan besar. Tim ibu kota Italia tersebut masih berjuang keras untuk menembus empat besar klasemen Serie A. Saat ini, mereka terpaut lima poin dari zona Liga Champions, sehingga setiap pertandingan sisa terasa seperti final.
Di bawah arahan pelatih berpengalaman Claudio Ranieri, Roma diharapkan mampu tampil konsisten. Namun, performa mereka belakangan ini justru menunjukkan inkonsistensi yang cukup mengkhawatirkan.
Hasil imbang 1-1 melawan Atalanta pada pekan sebelumnya menjadi bukti bahwa Roma masih kesulitan menjaga stabilitas permainan.
Selain masalah performa, Roma juga dihadapkan pada konflik internal yang melibatkan Gian Piero Gasperini dan Claudio Ranieri. Ketegangan ini sedikit banyak memengaruhi suasana tim dan berpotensi mengganggu fokus para pemain di lapangan.
Situasi seperti ini jelas bukan kondisi ideal, terutama saat tim sedang membutuhkan konsistensi tinggi di fase krusial musim.
Salah satu masalah terbesar Roma adalah performa tandang mereka. Dalam tiga laga tandang terakhir di Serie A, Roma selalu menelan kekalahan. Bahkan, jika melihat 12 pertandingan terakhir, performa mereka cenderung setara dengan tim papan bawah.
Statistik ini menjadi alarm serius bagi Roma. Bermain di kandang Bologna yang dikenal cukup sulit, mereka harus menemukan solusi cepat jika ingin membawa pulang tiga poin.
Di sisi lain, Bologna justru sedang mengalami penurunan performa yang signifikan. Kekalahan 0-2 dari Juventus menjadi pukulan telak bagi tim asuhan Vincenzo Italiano.
Pelatih Bologna bahkan mengakui bahwa musim timnya praktis sudah berakhir. Pernyataan ini mencerminkan kondisi mental tim yang mulai menurun, terutama setelah tersingkir dari kompetisi Eropa.
Kegagalan di Liga Europa turut memberikan dampak besar terhadap performa Bologna. Jadwal padat membuat pemain kelelahan, yang terlihat jelas saat menghadapi Juventus.
Permainan mereka tampak datar, minim kreativitas, dan kurang energi. Kondisi ini menjadi tantangan besar bagi Bologna untuk bangkit di sisa musim.
Dengan lima pertandingan tersisa, Bologna kini tertinggal cukup jauh dari zona enam besar. Peluang untuk tampil di kompetisi Eropa musim depan semakin menipis.
Meski demikian, kemenangan atas Roma masih bisa menjaga harapan, meskipun sangat kecil. Tambahan tiga poin akan memangkas jarak menjadi tujuh angka, memberikan sedikit peluang untuk mengejar ketertinggalan.
Faktor lain yang menjadi masalah besar bagi Bologna adalah performa kandang mereka. Sepanjang tahun kalender ini, Bologna telah menelan enam kekalahan dari delapan pertandingan liga di Dall’Ara.
Catatan ini sangat kontras dibandingkan dua musim sebelumnya, di mana mereka cukup kuat saat bermain di kandang. Penurunan ini menjadi salah satu alasan utama mengapa Bologna terjebak di papan tengah klasemen.
Meski performa tidak stabil, Roma memiliki modal positif dari pertemuan terakhir di liga. Mereka berhasil menang 1-0 atas Bologna pada Agustus lalu.
Jika mampu kembali meraih kemenangan, Roma akan mencatatkan double (dua kemenangan dalam satu musim) atas Bologna untuk pertama kalinya sejak tahun 2020. Ini tentu menjadi motivasi tambahan bagi tim tamu.
Melihat kondisi kedua tim, pertandingan ini diprediksi berlangsung terbuka. Bologna memiliki keuntungan bermain di kandang, namun performa mereka sedang menurun. Sementara itu, Roma memiliki motivasi tinggi, tetapi dibayangi inkonsistensi dan masalah internal.
Kunci pertandingan akan terletak pada efektivitas lini depan dan disiplin pertahanan. Jika Roma mampu mengatasi tekanan dan memperbaiki performa tandang, mereka memiliki peluang lebih besar untuk menang.
Sebaliknya, Bologna harus memanfaatkan dukungan suporter dan tampil lebih agresif sejak awal untuk mencuri poin.
Dengan mempertimbangkan semua faktor, laga ini diprediksi berjalan ketat dengan peluang kedua tim yang cukup seimbang.
Prediksi skor: Bologna 1-2 AS Roma
Roma sedikit lebih diunggulkan karena motivasi mereka untuk finis di empat besar, meskipun Bologna tetap berpotensi memberikan kejutan.
Pertandingan ini akan menjadi ujian mental dan kualitas bagi kedua tim. Apakah Roma mampu menjaga asa ke Liga Champions, atau justru Bologna yang bangkit di kandang sendiri? Semua akan terjawab di Stadio Renato Dall’Ara.
Prediksi Susunan Pemain Bologna vs Roma
Bologna (4-3-3): Ravaglia; Mario, Lucumi, Vitik, Miranda; Ferguson, Freuler, Sohm; Orsolini, Castro, Rowe
Pelatih: Vincenzo Italiano
Roma (3-4-2-1): Svilar; Mancini, Ndicka, Hermoso; Celik, Cristante, El Aynaoui, Wesley; Soule, Pisilli; Malen
Pelatih: Gian Piero Gasperini
Head to Head Bologna vs Roma

5 pertemuan terakhir
20/03/26 AS Roma 3-4 Bologna (extra time)
13/03/26 Bologna 1-1 AS Roma
24/08/25 AS Roma 1-0 Bologna
13/01/25 Bologna 2-2 AS Roma
10/11/24 AS Roma 2-3 Bologna